Jakarta, 19 Juni 2026 – Masih dalam rangkaian keikutsertaannya di ajang pameran peternakan internasional bergengsi, SIG sukses menyelenggarakan seminar edukatif bertajuk “Emerging Contaminants that may be present in fresh animal-based products”. Seminar ini berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026, bertempat di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK). Sebagai laboratorium pengujian terkemuka yang telah mengantongi akreditasi KAN ISO/IEC 17025, SIG memanfaatkan momentum ini untuk mengedukasi para pelaku industri mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap cemaran-cemaran baru (emerging contaminants) yang mulai mengancam komoditas segar asal hewan, seperti daging, telur, ayam, dan susu.

Seminar ini mengupas tuntas berbagai kontaminan yang berpotensi membahayakan kesehatan konsumen serta berdampak pada penolakan atau recall produk di pasar ekspor. Mulai dari residu antibiotik, hormon TBA, pengaruh lingkungan dan pakan hingga resistensi antimikroba (AMR). Melalui pemaparan ini, SIG menekankan pentingnya pendekatan berbasis pengujian laboratorium sejak dini (testing early) sebagai langkah mitigasi risiko utama bagi industri peternakan modern. Tercatat 40 peserta mengikuti seminar ini dari berbagai latar belakang, mulai dari pelaku bisnis/perusahaan, manufaktur, akademisi, hingga perwakilan lembaga pemerintahan.

Lewat seminar ini, SIG berharap dapat meningkatkan kesadaran yang lebih tinggi di kalangan pelaku industri untuk memperkuat jaminan mutu pangan, sehingga rantai pasok pangan hewani di Indonesia lebih aman dan tumbuh serta berkelanjutan demi kualitas hidup masyarakat yang lebih baik (towards a safer world).

Informasi lebih lanjut untuk layanan uji lainnya di SIG, hubungi kami atau chat WhatsApp di 082111516516 dan kunjungi website kami siglaboratory.com, serta dapat langsung datang ke kantor kami Graha SIG, Jl Rasamala No. 20, Taman Yasmin, Bogor, Jawa Barat 16113.

id_IDID