BOGOR, 19 Juni 2026 — SIG sebagai salah satu laboratorium pengujian terkemuka di Indonesia telah berhasil menyelesaikan proses Asesmen Penambahan Ruang Lingkup (PRL) yang diselenggarakan oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Dengan hasil asesmen yang berlangsung pada 8–9 Juni 2026 ini, SIG resmi memperluas kapasitas pengujian terakreditasinya menjadi lebih dari 5.000 parameter yang mencakup berbagai matriks pengujian lintas komoditi. Asesmen dilaksanakan secara komprehensif di lokasi laboratorium SIG secara bersamaan (Bogor dan Semarang) dengan melibatkan tim asesor KAN yang berjumlah 12 orang. Proses asesmen mengacu pada standar internasional SNI ISO/IEC 17025:2017 dan dokumen persyaratan KAN, mencakup evaluasi menyeluruh atas aspek manajemen mutu maupun kompetensi teknis.
Cakupan Asesmen yang Luas dan Multidisiplin
Asesmen PRL ini mencerminkan kedalaman dan keluasan kompetensi teknis SIG. Tim asesor KAN mengevaluasi berbagai metode pengujian canggih dan up to date yang kini menjadi bagian dari ruang lingkup terakreditasi SIG, di antaranya:
Pengujian Air: HPLC-PDA, ICP-OES, LC-MS/MS, UPLC-PDA
Pengujian Pangan & Makanan: GC-MS/MS, Gravimetri, ICP-MS, Titrimetrik, Organoleptik
Pengujian Kimia Obat: FTIR-KBr, FTIR-ATR, Density Meter, LC-MS/MS
Pengujian Pupuk, Beras & Hasil Pertanian: Spektrofotometri, Elektrokimia, ICP-OES, ICP-MS
Pengujian Ikan, Daging & Hasil Hewani/Pakan Ternak: Gravimetri, ICP-MS, LC-MS/MS, Visual
Pengujian Kimia Non-Pangan: GC-FID, GC-MS, HPLC-PDA, Gravimetri
Pengujian Biologi (Pangan, Alkes, dan Swab): evaluasi teknis biologi lintas kategori produkd Swabs): cross-category biological technical evaluation
Proses Asesmen yang Ketat dan Transparan
Selama dua hari penuh (8–9 Juni 2026), tim asesor KAN melakukan evaluasi secara menyeluruh meliputi asesmen aspek manajemen mutu (Klausul 4, 5, dan 8 ISO/IEC 17025:2017) serta asesmen aspek teknis (Klausul 6 dan 7). Proses ini juga mencakup witness testing — pengamatan langsung terhadap praktik pengujian di laboratorium — yang menjadi salah satu metode paling ketat dalam verifikasi kompetensi teknis analis.
Proses ini juga mencakup witness testing — pengamatan langsung terhadap praktik pengujian di laboratorium — yang menjadi salah satu metode paling ketat dalam verifikasi kompetensi teknis analis.anagement.
Dampak bagi Industri dan Masyarakat
Perluasan ruang lingkup ini memberikan dampak signifikan bagi ekosistem industri nasional. Dengan lebih dari 5.000 parameter terakreditasi yang tersebar di tiga lokasi strategis, SIG kini mampu melayani kebutuhan pengujian yang lebih beragam dari sektor industri pangan dan minuman, farmasi dan kosmetik, pertanian dan perkebunan, perikanan dan peternakan, lingkungan dan air bersih, serta alat kesehatan. Status akreditasi KAN berbasis SNI ISO/IEC 17025:2017 memastikan bahwa setiap hasil pengujian dari SIG Lab diakui secara nasional maupun internasional melalui jaringan Mutual Recognition Arrangement (MRA) yang diikuti Indonesia.
Informasi lebih lanjut untuk layanan uji lainnya di SIG, hubungi kami atau chat WhatsApp di 082111516516 dan kunjungi website kami siglaboratory.com, serta dapat langsung datang ke kantor kami Graha SIG, Jl Rasamala No. 20, Taman Yasmin, Bogor, Jawa Barat 16113.




